A P R S
(Automatic Position Reporting System)
APRSTM adalah integrasi perangkat keras dan perangkat lunak yang memungkinkan untuk secara otomatis dan “realtime” melihat posisi dari sasaran yang bergerak ( kendaraan, orang dan cuaca ) dengan menggunakan peta yang ditampilkan pada layar monitor.
Dikembangkan oleh Bob Bruninga, WB4APR pada awal 1990an dan dalam waktu 10 tahun lebih dari mulai diperkenalkan, APRS telah berkembang pesat yang mencakup semua aspek dari amatir radio.
Pengoperasian APRS memerlukan :
- Perangkat amatir radio.
- TNC ( atau soundcard ) untuk radio paket.
- Komputer.
- Program APRS.
Untuk pengoperasian yang akurat, banyak stasion APRS juga menggunakan Global Positioning System (GPS) yang dihubungkan dengan komputer pada stasionnya.
Tidak seperti untuk PBBS, Node dan DX cluster, APRS menggunakan UNCONNECTED protocol untuk memancarkan posisi tepat ( koordinat ) dari stasion, simbol yang menunjukkan jenis stasion yang digunakan dan keterangan singkat mengenai kondisi stasion tsb.
APRS dapat pula digunakan untuk “keyboard-to keyboard chatting”, mengirim pesan pendek, mempunyai kemampuan mencari arah, dapat dihubungkan dengan stasion APRS lainnya diseluruh dunia melalui internet, melihat lokasi dan spesifikasi gempa bumi yang dipancarkan oleh stasion cuaca, dan sebagainya.
Karena menggunakan UNCONNECTED protocol, jumlah paket yang dipancarkan dapat diminimalkan. APRS cukup mengirim 1 paket yang membawa semua informasi mengenai stasion tsb. Jika paket tsb tidak dapat diterima pada transmisi pertama, APRS akan mengulang pancarannya setiap beberapa waktu yang ditentukan. Ini membuat penggunaan frekuensi menjadi lebih efisien.
Ada beberapa program APRS yang tersedia, seperti : WinAPRS, javAPRS, APRSPLUS, Pocket APRS, WayPoint, UI-View, dll.
sumber:http://sms.unikom.ac.id/taryana/y.php?/info/r/aprs